Apa itu Diabetes Mellitus?

Diabetes Mellitus biasa dibilang sakit kencing manis atau sakit gula. Memang betul. Selain karena kadar gula dalam darah yang tinggi, pada urin atau air kencing juga ada gulanya. 

Tidak perlu kita mencicipi air kencing sendiri bahkan urin orang lain untuk membuktikan hal tersebut. Di fasilitas kesehatan sudah ada alat untuk membuktikan penyakit Kencing Manis. Jadi, jangan membuktikannya dengan lidah sendiri. Tidak sehat, kawan.

Secara medis, penyakit Kencing Manis ini disebabkan oleh jumlah serta kerja insulin yang tidak baik. Insulin adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organ pankreas. Pankreas adalah salah satu organ di dalam tubuh manusia.

Tujuan pankreas menghasilkan insulin adalah agar karbohidrat yang kita makan dapat diubah menjadi glukosa (gula) sehingga akhirnya  menghasilkan energi. Dengan adanya energi kita bisa bekerja.

Jadi, fungsi insulin ini sangat penting dalam memahami penyakit Kencing Manis. Jika insulin yang dihasilkan oleh pankreas sangat sedikit atau bahkan tidak ada maka perlu penyuntikan insulin dari luar.  

Jika jumlah insulin cukup tetapi sel-sel bahkan sistem organ tidak dapat menyerap atau menggunakannya maka hasil akhirnya tidak ada energi yang dihasilkan. Tubuh akan lemah bahkan sangat lemah sebelum kematian datang.

Kencing Manis itu sebenarnya tentang insulin. Bicara tentang insulin harus juga membahas ibunya, yaitu pankreas. Menjaga kesehatan pankreas adalah menjaga insulin.

Jenis-jenis diabetes

Banyak orang mengelompokkan penyakit Kencing Manis menjadi 2 kelompok. Ada yang namanya gula kering dan gula basah. Ini adalah ide dan pemikiran orang-orang awam, bukan tenaga medis. 

Kata mereka – orang-orang awam – gula kering itu tidak ada luka, kalau gula basah ada luka dan susah sembuh. Mendengar itu seketika saya terbayang kue kering dan kue basah. Hahaha. 

Secara teori kedokteran, Kencing Manis dikelompokkan secara lain. Tidak ada kategori gula kering dan gula basah. Yang ada adalah Kencing Manis tipe 1 dan tipe 2, Kencing Manis saat hamil dan tipe lain yang sangat jarang terjadi. 

Kencing Manis tipe 1 ditandai dengan kerusakan sel-sel beta pada organ pankreas sehingga tidak bisa menghasilkan insulin. Hal ini bisa terjadi karena sistem imun tubuh menyerang bagian organ yang sehat. Selain karena sistem imun, belum ada penjelasan ilmiah lain sebegai penyebab Kencing Manis tipe ini.

Kencing Manis Tipe 2 ditandai dengan adanya insulin dalam jumlah sedikit atau bisa juga dalam jumlah yang normal. Insulin dalam jumlah sedikit berarti sel-sel beta organ pankreas tetap menghasilkan insulin hanya jumlahnya tidak cukup untuk bekerja optimal. 

Insulin dalam jumlah normal bisa juga menyebabkan Kencing Manis tipe 2. Istilahnya resistensi insulin. Artinya sel-sel otot dan organ-organ tidak dapat menggunakan insulin untuk mengubah glukosa menjadi energi. 

Ketidakmampuan sel-sel otot dan organ-organ menggunakan insulin akan memberikan sinyal kepada pankreas untuk menghasilkan lebih banyak insulin lewat sel-sel beta. Jika kejadian ini berlangsung lama maka suatu saat organ pankreas akan knock out.

Kencing Manis saat hamil adalah tipe lain dari penyakit Kencing Manis. Pernah melahirkan dengan berat bayi lebih dari 4 kg adalah salah satu tanda ibunya terkena Kencing Manis. Di masyarakat, menganggap ibunya sehat dan anaknya lucu karena pipinya tembem. Ternyata dibalik yang lucu dan tembem tersimpan penyakit. Hati-hati.

Kencing Manis tipe lain yang meliputi peran genetik, penyakit dan infeksi pada pankreas, pengaruh obat atau zat kimia serta peran imunologi tidak saya bahas di sini.  

Pemeriksaan Gula Darah

Standar diagnostik penyakit Kencing Manis adalah pemeriksaan kadar glukosa darah dari plasma vena. Pemeriksaan darah dari plasma vena ini prosesnya lebih membutuhkan waktu. Tetapi untuk hasil terbaik begitulah caranya.

Dalam praktek sehari-hari dan dalam pemantauan hasil pengobatan, darah utuh dari vena dan arteri tetap dapat digunakan. Jika cara ini yang digunakan tentunya perlu memperhatikan standar kriteria lain.

Seperti yang telah saya sampaikan di bagian awal tulisan ini, orang dengan Kencing Manis, dalam urin juga ada gula. Tetapi, itu tidak dijadikan standar diagnosa.

Kadar gula darah dapat diperiksa dalam beberapa keadaan. Dalam keadaan puasa yang biasa disebut Gula Darah Puasa, Gula darah setelah makan, istilahnya Gula Darah 2 jam Postprandial dan yang terakhir adalah pemeriksaan gula darah sewaktu.

Dalam prakteknya, sebagian besar masyarakat memeriksa gula darah secara acak. Maksudnya memeriksa kadar gula darah kapan saja tanpa didahului proses puasa. Namanya pemeriksaan gula darah sewaktu. Nah, untuk pemeriksaan seperti ini angka diatas 200 mg/dl menandakan penyakit Kencing Manis berada dalam tubuh. 

Kriteria Diabetes Mellitus

Dalam buku “Prolanis DM Tipe 2”, Perhimpunan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) mengulas lengkap tentang kriteria diagnosis Kencing Manis. 

Keluhan klasik pasien Kencing Manis adalah sering dan banyak buang air kecil, haus terus menerus dan selalu lapar. Walaupun sering dan banyak makan tetapi berat badan malah turun.

Keluhan lain yang sering menjadi keluhan adalah badan terasa lemah, kesemutan pada tangan dan kaki, gatal-gatal di seluruh badan bahkan pada alat kelamin, mata kabur, dan disfungsi ereksi pada pria.

Jika terdapat gejala-gejala seperti di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memeriksa lebih lanjut dan memastikan apakah Anda menderita Kencing Manis atau tidak. 

Mencegah Penyakit diabetes

Cara yang cukup ampuh menjauhkan Kencing Manis adalah menjaga berat badan tetap normal (IMT 18,5-22,9). Beberapa penelitian membuktikan penurunan berat badan 5-10% dapat mencegah atau memperlambat munculnya Kencing Manis Tipe-2.

Bagaimana cara mengetahui berat badan normal, gunakan perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Jika berat badan berlebih, turunkan. Jika kurang, naikkan.

Turunkan, lalu naikkan. Kesannya si, mudah. Melakukannya sangatlah susah. Saya paham. Tetapi, pasti ada caranya. 

Aktivitas fisik adalah salah satu cara menurunkan berat badan. Bisa dengan olah raga lari, jalan cepat, senam, olah raga permainan, dan lain sebagainya. Tapi ingat, setelah berolahraga konsumsi makanan tetap dijaga. 

Seringkali dengan berolahraga justru berat badan semakin naik. Pasalnya setelah berolah raga-dengan alasan banyak kalori yang terbuang-konsumsi makanan lebih banyak dari biasanya. Cara demikian tidak berfaedah.

Aktivitas fisik yang dianjurkan oleh PERKENI dilakukan sedikitnya selama 150 menit/minggu dengan latihan aerobik sedang (mencapai 50-70% denyut jantung maskimal, atau 90 menit/minggu dengan latihan aerobik berat (mencapai denyut jantung > 70% maksimal). Aktivitas fisik ini dibagi menjadi 3-4 kali aktivitas/minggu. (Prolanis DM Tipe 2, hal. 56). 

Konsumsi makanan yang berlebihan apalagi makanan tinggi gula dan rendah serat adalah musuh utama Kencing Manis. Seringkali kita salah kaprah dalam hal konsumsi makanan. Tidak mengkonsumsi daging selama berbulan-bulan, tetapi konsumsi gula tinggi. 

“Berat badan saya tidak turun-turun, padahal saya tidak makan daging.” 

Konsumsi gula yang tinggi lebih berbahaya dari konsumsi daging. Tentunya dalam hal urusan menurunkan berat badan. Sehingga mengurangi konsumsi gula adalah yang paling bijaksana.  

Jika berat badan normal, aktivitas fisik telah dijalankan dengan baik, konsumsi makan diperhatikan, maka tenanan darah dan kadar kolesterol akan berada pada kisaran normal. Semoga.

Karot, 7 Januari 2020

Gambar diambil dari sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *